Selasa, 27 November 2018

10 Cara Merawat Mesin Mobil Manual yang Baik


Sumber Gambar : zonamobilsuzuki.com
Cara merawat mesin mobil manual merupakan hal yang sangat di utamakan bagi pengguna mobil. Mobil alat transportasi yang saat ini mungkin paling banyak digunakan oleh banyak orang. Bahkan mobil dijadikan kendaraan sehari-hari untuk beraktivitas. Karena digunakan berkendara terus menerus setiap saat, mobil tentunya harus tetap dalam keadaan yang prima. Agar menjaga kondisi mobil yang sehat dan prima tentunya dibutuhkan perawatan mobil yang maksimal dan menyeluruh.
Bukan hanya mobil bekas, mobil baru pun juga memerlukan perawatan secara berkala, hal itu pun berlaku pula untuk mobil manual. Namun terkadang banyak orang yang merawatnya secara asal tanpa memperhatikan secara mendetail tentang cara merawat mesin mobil manual dengan benar. Sehingga terkadang menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Tentunya hal ini tidak ingin terjadi pada mobil anda bukan?  Agar anda tidak salah dalam cara merawat mesin mobil anda. Berikut beberapa penjelasan :

1. Mengecek Starter Mobil
Cobalah untuk menghidupkan mobil anda, bila mobil tidak dapat di starter maka terdapat kerusakan didalamnya. Hal ini dapat dikarenakan berkurangnya suplai bahan bakar atau udara. Periksalah saringan (filter) nya dengan cara mencabut filter dan membersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Akan tetapi bila hal tersebut sudah anda lakukan namun mobil anda belum menyala juga, segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat. 

2. Penggantian Oli Mobil Secara Rutin

Oli merupakan salah satu komponen pendukung yang sangat penting bagi peforma mobil. Untuk melindungi keadaan mesin mobil agar selalu maksimal anda harus rutin melakukan penggantian oli. Ketentuan penggantian oli biasanya memang berbeda-beda setiap jenis mobil. Namun pada biasanya pergantian oli mobil dilakukan ketika sudah menempuh jarak 3000 kilometer sampai 5000 kilometer.

Oli tidak hanya mempengaruhi peforma mesin mobil manual anda saja. Namun juga bertindak sebagai penahan gesekan komponen-komponen di dalam mesin mobil anda. Sehingga sangat penting untuk mengganti oli secara berkala. Pastikan memilih oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin mobil anda. Jika anda kurang memahaminya, anda dapat berkonsultasi dengan mekanik bengkel-bengkel terdekat. 

Perhatikan pula pemakaian oli power steering. Bila oli power steering sudah hampir habis maka dapat menyebabkan setir mobil menjadi berat dan sangat susah ketika anda mengemudikannya. Salah satu tanda yang paling jelas ketika oli power steering anda mulai habis adalah munculnya bunyi pada pompa ketika mobil anda berbelok.

Selain itu, kondisi oli (minyak) rem juga perlu diperhatikan. Oli rem harus berada diantara tanda LOW dan HIGH. Jika oli rem anda berada pada LOW, jangan langsung menambah minyak rem. Periksa terlebih dahulu kondisi nya secara langsung, karena turunnya tanda minyak rem juga dapat terjadi karena menipisnya brake pada atau kampas rem.

3.  Mengecek Cairan Radiator atau Coolant
Cara merawat mesin mobil manual yaitu mengetahui fungsi radiator sendiri adalah untuk menetralkan panas dalam mesin mobil anda. Sehingga pastikan untuk rutin mengecek air radiator anda. Bila air radiator anda kosong, hal tersebut akan menyebabkan overheat pada mesin sehingga  dapat menyebabkan mesin mobil manual anda rusak. Tidak hanya itu, kekosongan air radiator dapat juga membahayakan pengemudi mobil. Sehingga penting sekali untuk melakukan pengecekan rutin pada cairan radiator agar peforma radiator sebagai pendingin mesin akan tetap terjaga.

Anda dapat mengecek air radiator anda dengan melihat langsung melalui tutup radiator. Dan yang perlu anda ingat adalah jangan sesekali membuka tutup radiator ketika mesin dalam keadaan menyala ataupun mesin mobil masih dalam keadaan panas. Dianjurkan untuk melakukan penggantian atau pengurasan air radiator pada saat sudah menempuh jarak 1000 kilometer

4. Membersihkan Filter Karburasi
 Apabila mesin mobil anda susah dinyalakan, itu pertanda bahwa filter karburasi anda dalam keadaan kotor. Anda dapat membersihkan saringan karburasi anda dengan mudah. Anda hanya perlu menggunakan sikat gigi untuk melepas kotoran dan kerak yang menempel pada filter karburasi. Jangan menggunakan hairdryer atau compressor pada saat membersihkan filter karburasi karena hal tersebut dapat menyebabkan resiko kerusakan pada filter karburasi mobil anda.

 5.  Mengecek Timing Belt

Timing belt merupakan komponen dalam mobil yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda-roda gigi yang dihubungkan ke bagian internal mesin. Bila terdapat suara dengung atau bising ketika mobil anda dinyalakan maka terdapat kerusakan pada timing belt. Kerusakan timing belt yang terus dibiarkan akan menyebabkan timing belt putus sehingga komponen-komponen tertentu pada mesin mobil dapat rusak. Selain itu suplay listrik pada akumulator tidak akan bekerja secara maksimal.

6. Periksa Kondisi Knalpot
 
Knalpot (saluran pembuangan) merupakan komponen penting dalam mobil yang berfungsi untuk mengeluarkan gas sisa sisa kendaraan. Cek rutin kondisi knalpot pada mobil anda dan pastikan tidak terdapat hal yang menyumbat sehingga aliran pembuangan gas mobil anda akan lancar.

 7. Ganti Spare Part Mobil yang Original

Apabila ternyata terdapat kerusakan komponen dalam mesin mobil anda. Pastikan untuk segera memperbaikinya di bengkel-bengkel resmi karena mobil anda akan diperbaiki oleh mekanik yang handal disana. Selain itu, jika memang mengharuskan untuk mengganti komponen-komponen dalam mobil anda. Pastikan untuk membeli yang original dan berkualitas agar mencegah kerusakan komponen kembali. Jangan tergiur dengan barang yang dijual murah namun tidak dapat dibuktikan kualitasnya karena bisa saja produk dapat merusak mesin mobil anda.

 8. Lakukan Penarikan Gas dengan Kuat Sesekali

Sesekali pacu mobil anda dengan kecepatan tinggi. Mobil yang telah lama digunakan akan terdapat kerak pada bagian mesinnya. Anda dapat menghilangkan kerak-kerak pada bagian mesin mobil ini dengan cara memacu kendaraan mobil anda sehingga menyebabkan kerak dapat keluar melalui knalpot. Namun tentu  saja tetap pastikan kondisi sekitar tempat anda berkendara aman dan tidak membahayakan keselamatan anda dan orang lainnya yang berada di jalan.

9. Lakukan Tune Up Rutin

Anda dapat melakukan tune up di bengkel-bengkel resmi terdekat. Hal ini dapat membuat mesin anda akan tetap awet. Pada proses tune up, kondisi komponen-komponen vital mesin mobil anda akan diperiksa secara menyeluruh.

 10. Penuhi Tangki Bensin Mobil

Mungkin hal ini terlihat sepele karena banyak orang yang ternyata tidak pernah mengisi tangki bensinya dengan penuh. Kebiasaan ini dapat menyebabkan bagian atas tangki yang tidak pernah terkena cairan akan dipenuhi dengan kotoran dan kerak sehingga akan sangat membahayakan apabila kotoran dan kerak tersebut tercampur dengan bahan bakar dan terbawa ke dalam saluran pembakaran. Oleh sebab itu sesekali isi penuh tangki bensin mobil anda agar bagian atas tangki tetap bersih dan terhindar dari kerak.

Hal yang perlu anda perhatikan lainnya adalah sistem kelistrikan pada mobil anda terutama apabila mobil yang anda gunakan sudah menggunakan sistem CDI. Apabila ada kerusakan komponen dalam mobil anda jangan berusaha untuk memperbaikinya. Cukup dengan anda  membawa mobil  ke bengkel-bengkel terdekat untuk diperiksa secara menyeluruh. Karena mobil dengan sistem CDI seperti ini memerlukan beberapa peralatan yang pastinya tidak anda miliki untuk memeriksa komponen mesin didalamnya

Selain itu jangan lupa untuk menjaga kebersihan pada mesin mobil anda. Menjaga kebersihan mobil dapat memiliki dua fungsi tersendiri yaitu  kebersihan komponen mesin terjaga dan sekaligus sebagai kesempatan anda untuk mengecek kondisi komponen mesin sehingga dapat terhindar dari bermacam bahaya nantinya.Dengan rutin membersihkan mesin mobil,  anda akan mendeteksi dini apabila terjadi kerusakan dan ketidakwajaran pada komponen mesin.

Namun pastikan tidak ada komponen mesin yang tercabut saat  sedang membersihkan mesin mobil anda . Untuk menghilangkan kotoran atau kerak yang kuat menempel pada mesin, anda dapat menggunakan enginee dgrease yang banyak dijual di pasaran.

Bagaimana Cara merawat mesin mobil manual ? Mudah bukan merawat mesin mobil manual anda? Anda hanya perlu memeriksa mesin dan komponen didalamnya secara rutin dan berkala agar peforma mesin selalu maksimal bila digunakan.Tentunya dengan mobil yang terawat akan semakin membuat anda nyaman dan aman dalam mengendarainya.

Jika anda masih kurang paham dan takut salah mengambil tindakan pada mobil manual anda, cukup membawa nya ke bengkel bengkel terdekat dan meminta mekanik bengkel untuk memeriksa keseluruhan mesin mobil anda. Sekian artikel tentang cara merawat mesin mobil. Semoga artikel ini dapat membantu anda.

Sumber : showroommobil.co.id 

 

 
  

Sabtu, 24 November 2018

Review Perbandingan Suzuki Vitara dan Escudo

sekilas mata memandang memang hampir terlihat sama. Keduanya merupakan mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV) keluaran dari Suzuki yang mempunyai kombinasi model ketangguhan Multi Purpose Vehicle (MPV) dan kenyamanan layaknya sedan. Mobil ini menjadi favorit dijamannya kala itu. Suzuki Vitara pertama kali resmi launching di Indonesia pada tahun 1992 kemudian disusul oleh Suzuki Escudo yang masuk pada tahun 1994. Hal ini dikarenakan pajak penggerak mobil 4x4 yang juga dimiliki oleh Suzuki Vitara di Indonesia mahal. Maka dari itu Suzuki kemudian merilis Suzuki Escudo dengan penggerak 4x2. Jadi, diantara Suzuki Vitara dan Escudo terdapat perbedaan yang terletak pada penggeraknya. Terdapat juga sedikit perbedaan lain yaitu pada material eksterior, interior dan aksesoris penunjang yang digunakan.

Perbedaan Suzuki Vitara dan Escudo dapat dilihat dari spesifikasi, kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut:

1. Spesifikasi Suzuki Vitara

Jenis Mesin: G16A 4 silinder segaris 8 katup dan G16B 4 silinder segaris 16 katupDaya Maksimal: 85 HP/6.000 RPM (G16A ) dan 92 HP/5.200 RPM (G16B)Torsi Maksimal: 144 nm/4.500 RPM (G16A) dan 138 nm/4.000 RPM (G16B)Transmisi: Manual 5 speed dan Automatic 4 speedSuspensi Depan: MacPherson strut dengan coil springSuspensi Belakang: Rigid axle 3 linkTahun Penjualan: 1992 – 1996Kompetitor: Nissan Patrol dan Daihatsu TaftMesin Suzuki Vitara tipe G16A mampu mengeluarkan tenaga maksimal mencapai 85 Hp atau setara dengan putaran mesin 6.000 rpm sedangkan untuk torsinya mencapai 144 Nm atau setara dengan putaran mesin 4.500 rpm. Mesin ini dinilai masih tergolong kecil dan lemah. Pada beberapa unit Suzuki Vitara 4 pintu (Vitara EPI) sama dengan versi mesin 2 pintu di Indonesia, mesin yang digunakan yaitu tipe G16B injeksi yang memiliki tenaga maksimal mencapai 92 HP, setara dengan putaran mesin 5.200 RPM. Sedangkan torsinya mencapai 138 nm atau setara dengan putaran mesin 4.000 RPM. Suzuki Vitara juga memiliki fitur “ground clearance” otomatis yang sangat membantu kita ketika melewati jalan yang rusak. Namun gejala limbung akan terasa ketika melewati aspal biasa.

2. Spesifikasi Suzuki Escudo

Mesin: Karburator G16A 1,6 L SOHC 16 katup 4 silinder segarisTenaga: Output maksimum 85 HP / 6.000 RPMTorsi maksimum: 14,6 kgm / 4.500 RPMSuspensi: Macpherson struts (depan) dan Rigif axle 3 link (belakang)Suzuki Escudo JLX atau Nomade ini dibekali mesin karburator berkode G16A dengan kapasitas 1,6 L, SOHC 16 katup 4 silinder segaris. Tenaga yang dihasilkan sebesar 85 HP pada putaran 6.00 RPM sedangkan torsi maksimum sebesar 14,6 kgm pada putaran 4.500 RPM. mobil ini menggunakan suspensi Macphershon struts dibagian depan serta rigif axle 3 link dibagian belakangnya, sehingga membuat para pengendaranya makin nyaman meskipun berada di jalanan yang sedikit berlubang alias tidak rata.

Selanjutnya pada tahun 2001 Suzuki mengeluarkan versi terbaru dari Escudo yaitu Suzuki Escudo 2.0 dan Escudo 1.6. Perubahan tampilan Escudo 2.0 terlihat lebih bongsor dan tenaga mesin menjadi beralih ke injeksi sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit dibandingkan versi sebelumnya. Mesin Suzuki Escudo 2.0 berkapsitas 2000 cc Injeksi DOHC 4 silinder segaris, keluaran tenaga hingga 128 HP pada 5.900 RPM dan torsi sebesar 174 nm pada 2.900 RPM. Dan kini juga terdapat pilihan transmisi matik dengan 4 percepatan yang bisa jadi pilihan. Sedangkan untuk mesin Suzuki Escudo 1.6, berkapasitas 1600 cc SOHC. Kini sudah mengaplikasi sistim bahan bakar injeksi sehingga penggunaan bahan bakar lebih irit dan terjaga. Output tenaganya tersedia hingga 107 HP pada 6.000 RPM sedangkan torsi yang di hasilkannya hingga 14,7 kgm pada 4.500 RPM.

3. Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Vitara

Kelebihan Suzuki Vitara

Desain tampilan mobil gagah dan machoMemliki ketahanan mesin yang terujiGround clearance tinggiModel mobil fleksibelTampilan interior klasikKemampuan untuk offroad mumpuniHarga cukup terjangkauMurah dalam perawatannyaUkuran plat body mobil tebalKetersediaan sparepart melimpah

Kekurangan Suzuki Vitara

Konsumsi BBM borosMinim fitur keselamatanHarga jual kembali rendahMesin gampang overheatKopling kendaraan terlalu sensitifUkuran kabin sempitBantingan keras

4. Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Ecscudo

Kelebihan Suzuki Escudo
Suspensi mantap sehingga nyaman untuk para pengendaraBody mobil tebal tidak rawan benturan dan tidak mudah keroposInterior cukup menarikModel mobil fleksibelPerawatannya mudahHarga jual stabilKekurangan Suzuki Escudo
Masih menggunakan karburator (kecuali versi Escudo 2.0 dan 1.6)Konsumsi BBM boros. Dalkot 1: 7 dan Lukot 1:10AC kurang dinginMesin mudah overheatTenaga kurang besarKopling mobil sangat sensitif


Harga Suzuki Vitara Bekas

Harga Suzuki Vitara bekas dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Untuk tahun 1992 – 1994 dibanderol dengan kisaran harga Rp 40 juta – Rp 60 jutaan. Untuk tipe EPI tahun 1994 – 1995 dibanderol dengan kisaran harga Rp 70 juta - Rp 95 jutaan. Sedangkan untuk tahun 1995 – 1996 dibanderol dengan kisaran harga Rp 70 juta – Rp 80 jutaan.

Harga Suzuki Escudo Bekas

Harga Suzuki Escudo bekas tahun 1995 - 2000 berkisar antara Rp 50 juta - Rp 70 jutaan. Sedangkan untuk Suzuki Escudo tahun 2001 - 2005 dibanderol dengan kisaran harga Rp 80 juta - Rp 90 jutaan. Harga di atas merupakan harga pasaran yang dapat berubah sewaktu-waktu. Tergantung juga masing-masing wilayah dan kondisi dari kendaraan.

Demikian review Perbandingan Suzuki Vitara dan Escudo yang kami sajikan. Artikel ini diharapkan dapat membantu dalam menentukan pilihan mobil impian Anda. Semoga bermanfaat.

Panduan Membeli Suzuki Vitara EPI 1994-1995 (Second), Musuh Utamanya Adalah Panas!

Mesin dengan kode G16B berkapasitas 4 silinder 1.600 cc, 16 valve dan menggunakan sistem EPI (Electronic Petrol Injection) di atas kertas pasti lebih unggul jauh dibandingkan dengan yang masih menggunakan sistem karburator.

Menurut Benya-min F. Fahmie, ketua bidang teknik Suzuki Jip Indonesia, kalau berniat ingin membeli Vitara EPI ini, ada baiknya kenali dulu penyakitnya.

“Yang paling umum dari Vitara EPI ini adalah ngelitik atau knoc­king di 4.000 RPM ke atas. Solusinya cuma ganti pakai BBM yang oktan 92, itu saja,” ujar Benny.

Lalu penyakit lainnya ada di idle up AC yang sudah mulai rusak karena usia. “Gejalanya kalau AC hidup, gas langsung drop, kalau mesin sudah panas malah lebih drop lagi,”tutur Benny. Solusinya ganti amplifier AC dengan yang baru dan orisinal, harganya Rp 500 ribuan.

Lalu, masih menurutnya, idle speed control AC juga harus diganti dengan yang orisinal, harganya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 jutaan. “Pasti normal lagi kalau sudah diganti,” bilangnya. Penyakit lainnya adalah panas mesin yang tidak bisa keluar dari ruang mesin. Efeknya AC nggak bisa dingin dengan maksimal.

Kemudian pada kaki-kaki ada di bushing idle arm, tie rod, dan long tierod. Mudah bukan?

Penulis/Foto: Kyn / Kyn